Untitled Document
 
             
Indonesia
 
 
 
 
 
 
 
 
Untitled Document
Untitled Document
 
 
Untitled Document
 
  • BALI 1 - Setiap Minggu "Car Free Day"
  • SURABAYA 1 - Setiap Rabu "Pemeriksaan Kesehatan di El Victor"
  • SURABAYA 2 - Tgl 7 & 28 Sept 2017 "Pemeriksaan Kesehatan di Suara Muslim"
  • TULUNGAGUNG - Setiap Selasa "Pemeriksaan Kesehatan di Radio Samara"
 
Untitled Document
 
AV Gastro
 
• AV Gastro
 
   
VIDEO YOGA
   
 
   
 

Print Friendly and PDF

POM TI 104 341 911
 

Saluran pencernaan terdiri dari mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum dan anus. Sistem pencernaan juga meliputi organ-organ yang terletak diluar saluran pencernaan, yaitu pankreas, hati dan kandung empedu.

Mulut merupakan jalan masuk untuk sistem pencernaan, di belakang dan dibawah mulut terdapat tenggorokan (faring).

Kerongkongan (esofagus) merupakan saluran berotot yang berdinding tipis dan dilapisi oleh selaput lendir. Kerongkongan menghubungkan tenggorokan dengan lambung.

Lambung berfungsi sebagai gudang makanan, yang berkontraksi secara ritmik untuk mencampur makanan dengan enzim-enzim.

Usus dua belas jari bertanggung jawab untuk menyalurkan makanan ke usus halus.

Fungsi utama usus halus adalah absorbsi mikronutrien, mineral dan vitamin. Usus besar berfungsi untuk :

  • Menerima makanan.
  • Memecah makanan menjadi zat-zat gizi (suatu proses yang disebut pencernaan).
  • Menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah.
  • Membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dari tubuh.
Sistem Pencernaan Manusia

DIAGRAM SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

                  1. Kelenjar ludah.
                  2. Parotis.
                  3. Submandibularis (bawah rahang).
                  4. Sublingualis (bawah lidah).
                  5. Rongga mulut.
                  6. Tekak / Faring.
                  7. Lidah.
                  8. Kerongkongan / Esofagus.
                  9. Pankreas.
                  10. Lambung.
                  11. Saluran pankreas.
                  12. Hati.
                  13. Kantung empedu.
                  14. Usus dua belas jari (duodenum).
                  15. Saluran empedu.
                  16. 16. Usus besar / Kolon.
                  17. Kolon datar (transverse).
                  18. Kolon naik (ascending).
                  19. Kolon turun (descending).
                  20. Usus kecil (ileum).
                  21. Sekum.
                  22. Umbai cacing.
                  23. Poros usus / Rektum.
                  24. Anus.


GANGGUAN PENCERNAAN

Disentri dan diare adalah masalah kesehatan yang umum terjadi dan kadang-kadang bisa sangat kronis. Kedua gangguan tersebut adalah hasil dari makanan dan air yang terkontaminasi. Dalam banyak kasus kedua masalah ini dapat menyebabkan infeksi yang parah dan kadang-kadang kematian.


Obat obatan Modern (allopathic) yang digunakan untuk seluruh dunia untuk "menyembuhkan" penyakit ini, dalam kenyataannya hanya bekerja menekan infeksi, yang kemudian bisa terjadi kembali dengan aktivitas yang jauh lebih kuat
. Kondisi ini terjadi karena Resistensi obat. Sehingga efek “penyembuhan” akan berkurang, hal ini adalah kejadian umum dalam pengobatan modern yang memicu penggunaan antibiotik baru yang bekerja lebih kuat untuk mengantisipasi terjadinya resistensi obat.


Ayurveda telah lebih dari 4000 tahun ini diakui sebagai salah satu pengobatan penyakit yang mampu mematikan patogen berbahaya selamanya.



AV Gastro Untuk Kesehatan Pencernaan

Berbagai herbal dalam AV Gastro memiliki fungsi sebagai anti-bakteri dan aktivitas anti-virus alami yang tidak terpengaruh oleh mutasi patogen. AV Gastro merupakan alternatif, yang aman dan alami tanpa efek samping dalam melindungi sistem pencernakan. AV Gastro dapat digunakan secara aman bahkan untuk di kombinasi kan dengan obat lain.




 
     Komposisi AV Gastro 330 mg

     Hollarrhena Antidysentrica Bark extract 150 mg

  • Anti disentri, effektif membasmi protozoa, Glaucoma.
  • Mengatasi masalah Amoebiasis dan Giardiasis (parasit).
     Aegle Marmelos Fruit extract (Buah Mojo) 150 mg

  • Sebagai anti microbial.
  • Anthelmintic (mematikan cacing usus).
     Zingiber Officinale extract (Jahe) 15 mg

  • Penyembuh batuk karena sebagai anti bacteri.
  • Unsur anti viral untuk meningkatkan  potensi antimikrobial.
     Andrographis paniculata extract (Sambiloto) 15 mg

  • Anti viral (Anti virus), analgesic (penghilang rasa nyeri).
  • Anti pyretic (penghilang demam), anti ulcerogenic (anti luka)
     Fungsi
  • Menstabilkan asam lambung.
  • Meringankan ketegangan otot – otot lambung.
  • Membasmi bakteri-bakteri berbahaya di dalam lambung.
  • Menghilangkan rasa mual dan muntah-muntah.
  • Meningkatkan fungsi sistem pencernaan.

     DOSIS : 3 kapsul/hari setelah makan, pagi, siang & malam

 
 
 
 
   
 
 
 
   
     
Untitled Document
 

Print Friendly and PDF
   
Untitled Document Untitled Document